Ngaji Sunnah yuk Kang!

Share Button

hh
Selasa (01/12), di kalangan pesantren gading, santri diberikan kesempatan mengkaji kitab secara langsung (bandongan) dengan kyai di beberapa waktu yang telah dijadwalkan. Melakukan kajian langsung dengan poro Masayikh. Suatu hal yang jarang bisa ditemukan di pondok salaf lain. Seperti pengajian rutin oleh KH. Baidhowi Muslich yang dilaksanakan setiap senin dan selasa sore. Pengajian kitab Tafsir Al-Jalalain dan kemudian dilanjutkan dengan kajian Kitab Durrotun Nasihin yang menurut para ulama merupakan kitab kesukaan para wali (Wallahua’lam bissawab). Pengajian ini bertempat di Masjid Baiturrahman Pondok Gading.

Sekilas mengenai bandongan, Bandongan berasal dari kata ngabandungan yang berarti memperhatikan atau menyimak. Bandongan sendiri merupakan metode utama system pembelajaran di kalangan pesantren salaf. Santri di sini mendengarkan, memaknai dan mencatat apa yang disampaikan oleh Kyai atau Ustadz dalam kajian kitab tertentu.

Harapan dewan masyayikh pondok gading, agar para santri bertambah semangat dan istiqomah dalam mengikuti pengajian sunnah. Disamping kegiatan madrasah diniyyah yang wajib diikuti.

Oleh : Farid

Comments

comments

Share Button

You may also like...