Tetesan Sejuk Hikmah, Pembukaan HI Klan Pandawa

Share Button

kyai mad

Kamis (5/5), Euforia santri dalam menyambut Haflatul Imtihan tahun ini, begitu dirasakan di masjid Baiturrahman, PPMH . Tabuan bedug oleh Romo Kyai Ahmad Arif Yahya dengan iringan sholawat, menggema kemarin malam. Sebagai tanda dimulainya berbagai event, lomba penutup ajaran baru tahun dengan rona Haflatul Imtihan. Di awali dengan himbauan, dan masukan. Gus Mad, nama panggilan yang biasa terdengar di kalangan santri era romo Kyai Yahya. Memberikan sedikit kalam hikmah dan motivasi untuk santri. Berupa tetesan-tetesan hikmah peristiwa isra dan miraj diberikan oleh beliau, yang mungkin sedikit banyak, dapat melubangi satir penghalang, bagi hamba (abd) menuju Insan Kamil. Peristiwa isra’ mi’raj yang merupakan sejarah, fenomena metafisika yang sering dipelajari saat ini, atau fenomena kemustahilan bagi orang-orang yang belum diberikan iman dan akal yang sempurna pada manusia karena dirasa jauh dari logika manusia.

Beliau bercerita “suatu ketika ada seorang pastur, bercakap-cakap dengan sulthonul auliya’ Syeikh Abdul Qodir Al jaelani”. Pastur berkata pada waliyullah tersebut “aku dapat menerima dengan baik semua ajaran Agama Islam berupa wahyu, syariat, dan lain sebagainya…. Tapi, ada satu hal yang sulit saya terima dengan akal, yaitu peristiwa isra’ miraj

Syeikh abdul qodir al jaelani hanya tersenyum dengan kata-kata pastur tadi. Sehingga pada suatu ketika Syeikh Abdul Qodir berada di Baghdad. Sedangkan pastur yang bertanya pada sulthonul auliya yang telah diceritakan tadi sedang bermain catur di Mesir. Namun, ada yang aneh, tetiba, ditengah pastur bermain catur, dia melihat Syeikh Abdul Qodir berdiri dihadapannya. Si Pastur tercengang. Dalam benaknya,sejak kapan beliau berada di Mesir. Secara fakta sejarah, dalam awal abad Hijriyah, belum ada ditemukan kapal terbang. Yang mampu menempuh jarak jauh dengan waktu yang singkat. Mungkin hanya ada konsep Pesawat oleh Abbas bin Firnas

Seketika Si Pastur terlelap, dan dalam mimpinya, Pastur tiba2 dalam sebuah rumah. Ia bertemu dengan wanita yang dalam mimpinya sebagai istrinya. 3 tahun rumah tangga berjaln dirasakannya, namun serasa singkat. Dengan bukti 3 anak sebagai hasil perkawinannya.

Tak lama kemudian, Si Pastur terbangun dengan kesadaran utuh. Tetap terlihat Syeikh Abdul Qodir berdir didepannya. Namun disamping kanan kiri Pastur terdapat 3 Anak lengkap seperti dalam kesadaran alam ruhaniyyah yang dialaminya tadi. Setelah kejadian itu, Alhamdulllah, dengan karomah beliau Syeikh Abdul Qodir, dengan pitulung serta kehwndak Allah, . Pastur beserta murid muridnya berbondong-bondong masuk islam. Begitu indah, begitu megah kekuasaan Allah. Secara langsung, Allah menjawab dengan jelas pertayaan-pertanyaan para ilmuan sains fisika sejak beratus tahun lalu. Tentunya masih banyak cerita-cerita lain, yang tak dapat disebutkan satu persatu.

Akhirnya, acara berlangsung hingga usai pukul 10.30 WIB. Disusul dengan penampilan kontingen dari kafilah 9 komplek. Diakhiri dengan Mauidhoh khasanah oleh Romo Kyai Shohibul Kahfi. (ron)

Oleh : Tim redaksi LP3MH

Comments

comments

Share Button

You may also like...