Senin, 02 Apr 2018, 03:01 WIB

Hukum minyak goreng yang terkena najis

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Sehari-hari saya sering menghabiskan waktu di dapur untuk menunaikan kewajiban saya sebagai ibu rumah tangga. Namun terkadang saya merasah resah ketika minyak sisa penggorengan terkena najis, padahal minyak tersebut masih banyak. Jika minyak tersebut dibuang, maka sangat disayangkan dan jika minyak tersebut tetap digunakan, dikhawatirkan dapat menyebabkan makanan yang digoreng menjadi haram untuk dimakan. Jadi yang saya ingin tanyakan bagaimana hukum minyak yang terkena najis, dan apakah hukum minyak itu disamakan dengan air yang terkena najis?

Jawab :

Wa’alaikumsalam Wr. Wb.
Sebagai ibu rumah tangga terkadang hal itu memang tidak bisa dihindari. Namun ketika hal tersebut terjadi, kita dituntut tegas untuk mengambil keputusan sesuai hukum yang berlaku meskipun terkadang kita dibayang-bayangi dengan latar belakang ekonomi, dsb. Kami akan menjawab pertanyaan Ibu dengan ijtihad yang ada. Hukum air dan minyak tidak disamakan, ketik minyak kejatuhan najis tidak tergantung volume (dua Qolah lebih atau kurang). Ketika minyak itu kejatuhan najis, maka dihukumi najis. Apabila najisnya diambil maka dihukumi suci apabila rasa, bau, dan warna tidak berubah. Ijtihad diambil dari Kitab Fathul Mu’in Hal:13, dan Kitab Harromain hal:13.

Hukum suami istri bersentuhan setelah wudhu

Pertanyaan : Seorang suami dalam keadaan berwudhu memegang istrinya, apakah wudhunya batal… Selengkapnya

Hukum Mengembalikan Barang Pinjaman Yang Pemiliknya Pergi

Pertanyaan : Bagaimana hukumnya orang yang meminjam, kemudian orang yang memberi pinjaman… Selengkapnya

Kekeliruan Kitab Tanpa Nama Pemilik

Pertanyaan : Bagaimana hukumnya kitab yang pemiliknya tidak jelas, apakah dapat dihaqi… Selengkapnya

Hukum Pernikahan Apabila Si Suami Tidak Memberi Mahar Sesuai Saat Ijab Qobul

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Saya Mustofa. Beberapa hari yang lalu saya dicurhati… Selengkapnya

Hukum Mendengarkan Orang-orang yang Membicarakan Keburukan Orang Lain (Ghibah/Gosib)

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Maaf Saya Zaid. Saya akan bertanya. beberapa waktu… Selengkapnya

Hukum Shalat Tahajud Dikerjakan Setelah Bangun Tidur Tapi Masih Belum Mengerjakan Shalat Isya

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Perkenalkan saya Arlin. Saya mau bertanya. Kalau shalat… Selengkapnya

Dalam Acara Tahlil Bolehkan Imam Tahlil Menambahkan Tawasul Kepada Keluarganya Sendiri Selain Kepada Keluarga Shohibul Hajah

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Nama saya Bachtiar. Saya ingin bertanya perihal tahlilan.… Selengkapnya

Hukum Air Mutanajis Ketika Dimasukkan ke dalam Alat Pemurni Air, Apakah Bisa Diminum dan Langsung Menjadi Suci

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Perkenalkan nama saya azhar. Beberapa hari yang… Selengkapnya

Hukum Mewudhukan Jenazah dengan Memakai Debu Seperti Tayamum

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Maaf, saya ibu Lia. saya mempunyai unek-unek… Selengkapnya

Hukum Darah Haid yang Keluar Hanya Sekejap

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Saya adalah siswa kelas VII SMP. Saya… Selengkapnya
ARTIKEL BARU