Jumat, 30 Nov 2018, 07:22 WIB

Hukum Wudhu atau Mandi Wajib jika Rambut diwarnai (disemir)

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Rambut saya ini sudah lama semiran (sejak SMP). Waktu SMU sudah saya coba dengan semir hitam supaya kambali ke asal, tapi setelah beberapa minggu warnanya kembali merah. Apakah rambut saya ini apabila dipakai wudhu ataupun mandi wajib hukumnya sah ? jika tidak apa yang harus saya lakukan ?

-Joko.S (Gedongan 4/18 Mojokerto 61319).

Jawab :

Waalaikumsalam wr. wb.

Yth. Sdr. Joko, 
Dalam kitab Bughyatul Musytarsyidin, hlm 20; Segala sesuatu yang bisa menyebabkan tidak sampainya air ke anggota badan orang junub, maka wajib dibersihkan. Seperti minyak yang sudah keras, lilin, cat dan sebagainya. Jika tidak dibersihkan maka mandi janabatnya tidak sah.

Mengenai cat rambut atau pewarna rambut atau semir atau apalah namanya, Anda yakin itu menghalangi sampainya air ke rambut ? Jika menghalangi, ya harus dibersihkan. Jika telanjur tidak bisa dibersihkan, maka dalam fikih termasuk sesuatu yang dima'afkan karena terpaksa. Tapi kalau untuk wudhu, sah sah saja. Karena anggota wudhu yang wajib dibasuh adalah sebagian kepala, bukan rambut.