Senin, 03 Des 2018, 05:44 WIB

Hukum Air Bak Mandi yang Terkena Percikan Mandi Junub

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Waktu mandi wajib aku pakai air yang dari kran, dan ketika mandi sebagian air kran tersebut "muncrat" ke dalam bak mandi. Apakah air dalam bak mandi (yang terkena percikan air bekas mandi wajib) tersebut boleh dipakai mandi sehari-hari (mandi biasa) ?

-Joko.S, (Gedongan 4/18 Mojokerto 61319)

Jawab :

Waalaikumsalam wr. wb.

Yth. Sdr Joko,

Air bak (jeding) yang kena percikan mandi junub Anda itu;

  1. Akan musta'mal jika air jeding itu kurang dari 2 kulah (kurang lebih 60 cm x 60 cm x 60 cm). Artinya air jeding itu suci tapi tidak bisa untuk menyucikan; tidak bisa dipakai wudhu, tidak bisa untuk mandi junub dan tidak bisa menyucikan barang yang kena najis. Tapi tetep suci, bisa untuk mandi biasa supaya segar misalnya, bisa untuk minum, bisa untuk menyiram tanaman dan sebagainya. Tapi tidak bisa dipakai wudhu, mandi junub dan menyucikan najis itu saja.
  2. Kalau air jeding itu lebih dari 2 kulah, maka suci dan bisa menyucikan. Mau dipakai apa pun boleh, dan menyucikan.