Jumat, 14 September 2018, 15:52 WIB

Dalam Acara Tahlil Bolehkan Imam Tahlil Menambahkan Tawasul Kepada Keluarganya Sendiri Selain Kepada Keluarga Shohibul Hajah

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Nama saya Bachtiar. Saya ingin bertanya perihal tahlilan. Acara tahlilan merupakan adat yang sudah melekat erat di masyarakat terutama kalangan pesantren. Biasanya dilakukan rutin setiap malam jum’at, namun pada hari‐hari tertentu tak jarang pula tahlilan diadakan untuk mengirim do’a dengan diawali tawasul (kirim barokah al Fatihah) kepada keluarga sohibul hajah yang telah meninggal. Nama keluarganya ditulis dan disetorkan pada pak Kiai. Suatu saat, ada Kiai kampung bernama Pak Mad*** yang biasanya menjadi imam tahlil di daerahnya. Namun, tanpa sepengetahuan orang lain, saat tawasul ia menambahkan nama‐nama keluarganya sendiri yang telah meninggal dengan suara lirih. “Mumpung ono ambeng karo jamaah akeh, tak elokne pisan” mungkin begitu maksudnya di hati. Apakah dapat dibenarkan tindakan Pak Mad*** yang diam‐diam menambahkan nama keluarganya seperti dalam deskripsi, dan berdoa untuk hajatnya sendiri ?

Jawab :

Wa’alaikumsalaam Wr.Wb.
Terimakasih Mas Bachtiar atas pertanyaannya. Tindakan yang dilakukan oleh Pak Mad*** itu tidak dapat dibenarkan dan tidak perbolehkan karena Pak Madhan dianggap telah menyalahi amanah yang dibebankan kepadanya (I’anatuttholibin Juz 3 hal. 220‐222).

Hukum Pernikahan Apabila Si Suami Tidak Memberi Mahar Sesuai Saat Ijab Qobul

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Saya Mustofa. Beberapa hari yang lalu saya dicurhati… Selengkapnya

Hukum Mendengarkan Orang-orang yang Membicarakan Keburukan Orang Lain (Ghibah/Gosib)

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Maaf Saya Zaid. Saya akan bertanya. beberapa waktu… Selengkapnya

Hukum Shalat Tahajud Dikerjakan Setelah Bangun Tidur Tapi Masih Belum Mengerjakan Shalat Isya

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Perkenalkan saya Arlin. Saya mau bertanya. Kalau shalat… Selengkapnya

Hukum Air Mutanajis Ketika Dimasukkan ke dalam Alat Pemurni Air, Apakah Bisa Diminum dan Langsung Menjadi Suci

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Perkenalkan nama saya azhar. Beberapa hari yang… Selengkapnya

Hukum Mewudhukan Jenazah dengan Memakai Debu Seperti Tayamum

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Maaf, saya ibu Lia. saya mempunyai unek-unek… Selengkapnya

Hukum Darah Haid yang Keluar Hanya Sekejap

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Saya adalah siswa kelas VII SMP. Saya… Selengkapnya

Hukum membuang atau menggunting lembaran kalender, poster yang tertera foto Ulama seperti kiai atau habaib

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr.Wb. Maaf, nama saya Ravi. Saya ingin bertanya tentang… Selengkapnya

Hukum jasad atau mayit yang berada di gunung

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Saya sangat hobi mendaki gunung meskipun terkadang… Selengkapnya

Hukum minyak goreng yang terkena najis

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sehari-hari saya sering menghabiskan waktu di dapur… Selengkapnya

Hukum itikaf di musholla

Pertanyaan : Assalamualaikum Wr.Wb. Saya ingin bertanya apakah i'tikaf itu hanya boleh… Selengkapnya
ARTIKEL BARU