Kurikulum

Share Button

RUMUSAN KURIKULUM
MADRASAH DINIYAH SALAFIYAH MATHOLI’UL HUDA
PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA

 

A. LATAR BELAKANG

Bahwa madrasah diniyah dilingkungan pondok pesantren merupakan lembaga keislaman yang secara spesifik melakukan kajian ilmu-ilmu syari’at dalam upaya tafaqquh fiddin. Berdirinya madrasah diniyah kini semakin dibutuhkan dalam rangka mengantisipasi dan merespon perkembangan perkembangan kebutuhan masyarakat dimasa depan.

Pondok Pesantren Miftahul Huda (PPMH) dalam upaya ikut serta membangun moral keagamaan bagi masyarakat membuka Madrasah Diniyah Salafiyah Matholi’ul Huda (MMH).

Dalam perkembangannya MMH telah lebih dari tiga dasa warsa telah menggunakan salah satu komponen pendidikan pendidikan berupa kurikulum pesantren salafiyah yang secara independen telah dibekukan. Namun, sebuah lembaga pendidikan, maka perubahan kurikulum dan perangkat yang menyertainya merupaka sebuah keniscayaan sesuai dengan perkembangan yang terjadi dimasyarakat sebagai obyek pendidikan.

B. LANDASAN

Landasan dalam pengolahan pendidikan di MMH-PPMH adalah Alqur’an, Hadist, Ijma’ serta Qiyash ulama yang telah disepakati.

C. TUJUAN

1. Menyesuaikan muatan materi pendidikan di MMH-PPMH dengan kondisi siswa serta tuntutan masyarakat pada masa sekarang dan masa yang akan datang.

2. Mendesain alumnus MMH-PPMH yang memiliki kemampuan untuk menjawab dan memenuhi tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

D. RUANG LINGKUP

Ruang lingkup mata pelajaran yang digunakan dalam proses pembentukan siswa yang memahami ilmu agama dan pembentuan insan yang berjiwa taqwallah, menekanan pada fenonema ilmu agama yang dibutuhan oleh masyarakat luas. Mata pelajaran ilmu agama meliputi : pendalaman ilmu gramatikal bahasa (Nahwu, shorrof, balaghoh, mantiq), pendalaman ilmu Syariat (fiqih,ushul fiqih), pendalaman ilmu ketauhidan (hadits, tafsir), serta ditopang oleh pengkajian kitab-kitab yang diasuh langsung oleh para masyayikh, yang mana pengkajian kitab-kitab tersebut menunjang wawasan para santri tentang konsep-konsep yang berkaitan dengan pembelajaran kitab-kitab secara klasikal.

E. PRIORITAS MATERI UNTUK TIAP JENJANG PENDIDIKAN

1. Tingkat Ula

      1. Waktu tempuh 4 tahun
      2. Penekanan materi :
        • Pelajaran membaca Al-Qur’an
        • Membaca pego
        • Memberi makna kitab
        • Shorof, ahlaq dan dasar-dasar nahwu

2. Tingkat Wustho

      1. Waktu tempuh 3 tahun
      2. Penekanan materi :
        • Penguasaan materi alat
        • Pemakaian bahasa komunikatif
        • Membaca kitab
        • Syawir

3. Tingkatan ‘Ulya

    1. Waktu tempuh 3 tahun
    2. Penekanan materi :
      • Pendalaman
      • Pengembangan terbimbing

F. KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN

Kenaikan kelas dan kelulusan siswa mengacu pada standar penilaian pondok pesatren yang diembangkan sendiri oleh bidang pengembang pondok pesantren. Kenaikan kelas ditentukan berdasarkan penilaian dua semester proses pembelajaran dimadrasah, sedangkan kelulusan ditentukan berdasarkan lama studi pendidikan pada jenjang yang telah ditentukan oleh MMH-PPMH

G. KALENDER PENDIDIKAN

Dalam penyusunan kalender pendidikan disesuaian dengan memperhatikan kalender hijriyah, dengan tanpa mengacu pada kegiatan-kegiatan yang terdapat dalam pondok. Baik kegiatan isedental maupun non isedental.

Share Button